Minggu, 04 Agustus 2013

7 TIPS SAHUR SEHAT



Pernah gak dengar sahur yang sehat itu bagaimana? pastinya sudah pernah kan nah disini aku akan memberikan beberapa  tips tentang sahur yang sehat itu gimana dan caranya apa. nah sebelum mengetahui tipsnya ada kalanya kita mesti tahu dulu makna dari sahur itu apa sih? sahur itu adalah waktu dimana kita makan atau minum di pagi hari yang dibatasi waktunya hingga azan subuh jadi bagi yang berfikir imsak adalah batas akhirnya itu salah hanya saja itu sebagai pemberitahuan bahwa waktu sholat subuh mulai dekat.

Nah sahur itu adalah berkah Rasulullah yang bersabda demikian sehingga bagi yang bangun pagi-pagi demi sahur saat bulan puasa sangatlah baik dan bagus karena dengan sahur energi tubuh akan ada saat aktivitas seharian di bulan puasa bagi yang tidak sahur bakalan lemas terus dan bisa-bisa gk bisa ngapa"in karena lemas banget. Nah gk mau lemas dan lesu kan saat puasa makanya sahur apalagi yang sehat-sehat mau tau tipsnya?
  1. Sahur itu jangan terburu-buru buatlah waktu makan sahur minimal  setengah jam sebelum azan subuh berkumandang agar makan nya tidak cepat-cepat dan bisa sedikit santai dalam bersantap makanan.
  2. Makan makanan yang berserat seperti sayur sangatlah bagus agar vitamin tubuh tercukupi saat puasa.
  3. Makan daging,ayam,dan lemak boleh-boleh saja asal tidak berlebih agar tidak memperberat kerja organ tubuh mengolah makanan jadi makan lah secukup nya saja yang penting energi tubuh sudah tercukupi.
  4. Minum banyak saat sahur sering dilakukan orang agar tidak cepat haus padahal itu tidak baik bagi kesehatan minumlah 2-3 gelas air putih dan itu sudah bisa mencukupi kebutuhan cairan tubuh manusia.
  5. Kalau perlu cobalah makan nasi  yang banyak tapi jangan banyak kali agar karbohidrat tubuh dapat membuat tubuh mu tetap kuat.
  6. Minum susu saat sahur sangat baik agar kalsium tetap terjaga dan saraf kamu tetap berjalan normal biar gk heng-heng gitu saat ber aktivitas.
  7. Jauhkan makanan dan minuman yang cepat saji dan softdrink karena itu hanyalah makanan yang sangat enak namun efek kedepanya tidak baik bagi tubuh so makanlah yang baik-baik seperti sayur tempe dan lain-lain.

Nah tips sahur sehat ini mungkin bisa membantu kamu agar sahur yang kamu lakuin itu baik buat dirimu, Sehat itu mahal jadi jangan sia-siakan tubuh mu yang sehat kamu rusakkan dengan cepat (Terlalu).

SAHUR ATAU TIDAK SAHUR?

Disunnahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, karena Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam dan Zaid bin Tsabit radhiallahu 'anhu melakukan sahur, ketika selesai makan sahur Nabi Shalallahu 'Alaihi wasallam bangkit untuk shalat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya shalat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di kitabullah.

Anas radhiallahu 'anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhiallahu 'anhu: "Kami makan sahur bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau shalat, aku tanyakan (kata Anas): "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur? Beliau menjawab: "Kira-kira 50 ayat membaca Al-Qur'an."  (HR. Bukhori (4/118), Muslim (1097)).

Ketahuilah wahai hamba Allah –mudah-mudahan Allah membimbingmu- kamu diperbolehkan makan, minum, dan jima' selama ragu telah terbit fajar atau belum, dan Allah dan Rasul-Nya telah menjelaskan batasan-batasannya, hingga jelaslah sudah, karena Allah Jalla Sya'nuhu memaafkan kesalahan, kelupaan, serta membolehkan makan, minum dan jima' ada penjelasan, sedangkan orang ragu belum mendapat penjelasan. Sesungguhnya kejelasan adalah satu keyakinan yang tidak ada keraguan lagi, jelaslah hukumnya

Oleh karena itu Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam memerintahkannya –dengan perintah yang sangaat ditekankan- Beliau bersabda (yang artinya): "Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu."  


Dan bersabda (yang artinya): "Makan sahurlah kalian karena dalam sahur ada barokah."   (HR Bukhori (4/120), Muslim (1095) dari Anas).

Kemudian menjelaskan tingginya nilai sahur bagi umatnya, beliau bersabda (yang artinya):
"Pembeda antara puasa kami dan Ahlul Kitab makan sahur."  

Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam melarang meninggalkannya, beliau bersabda (yang artinya):

"Sahur adalah makanan yang barokah, janganlah kalian tinggalkan, walaupun hanya meminum seteguk air, karena Allah dan Rasul-Nya memberi shalawat kepada orang yang sahur".   (HR Ibnu Abi Syaibah (3/8), Ahmad (3/12,3/44) dari tiga jalan dari Abi Said al-Khudri. sebagiannya menguatkan yang lain).

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda (yang artinya): "Sahurlah kalian walaupun dengan setengah air."   (HR Abu Ya'la (3340) dari Anas, ada kelemahan, didukung oleh hadits Abdullah bin Amr di Ibnu Hibban (no.884) padanya An'anah, Qatadah: Hadits hasan).



Saya katakan: kami berpendapat perintah nabi Shalallahu 'Alaihi wasallam ini sangat ditekankan anjurannya, hal ini terlihat dari tiga sisi :

1.    Perintahnya.
2.    Sahur adalah syiarnya puasa seorang muslim, dan pemisah antara puasa kita dan puasa Ahlul Kitab.
3.    Larangan meninggalkan sahur

Inilah qarinah yang kuat dan dalil yang jelas. Walaupun demikian, Al-Hafidz Ibnu Hajar menukilkan dalam kitabnya "Fathul Bari" (4/139) ijma' atas sunnahnya!! Wallahu A'lam.(saymyfuture.blogspot.com)


INILAH BAHAYA TIDUR SETELAH SAHUR

Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak. 

Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin dalam tulisannya kepada Tribunnews.com mengatakan dampaknya antara lain perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita. Juga akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur. "Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono. 

 Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan. Meningkatnya resiko terkena stroke juga bisa saja terjadi kalau kita tidur setelah sahur. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke. Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur. 

Tak heran jika banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan . Nabi Muhammad SAW telah memberika tuntunan bahwa makan sahur jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak sehingga secara logika maka setelah sahur maka langsung dilanjutkan ibadah Sholat Subuh dan jika setelah sholat subuh dilanjutkan dengan wirid yang cukup panjang maka matahari telah terbit dan sudah waktunya untuk bekerja. 
 Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat. 
Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.). Nah, masih nekad tidur setelah sahur?